Allah mencintai orang-orang yang berbuat ihsan
﴿ والله يحب المحسنين ﴾
Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat ihsan. Ali imran :
133-134
Yang di maksud al Muhsinun di dalam
ayat ini : yaitu orang-orang yg muhsin dalam ibadah kpd Allah dan muhsin kpd
Hamba-hamba Allah Azza wa Jalla
Telah di jelaskan oleh Rasulullah Shalallahu
alaihi wasallam martabat Orang-orang yg ihsan dalam beribadah kpd Allah ketika
Jibril ‘Alaihis salam bertanya kepd Beliau tentang ihsan, maka beliau
mengatakan : “yaitu engkau beribadah kpd Allah seakan-akan engkau melihatnya,
maka jika engkau tidak bisa sesungguhnya Allah maha melihatmu”.
Yakni : engkau beribadah kpd Allah Azza
wa Jalla dengan hati yg hadhir yg seakan-akan engkau melihat Rabbmu ingin sampai
kpd-Nya, maka jika engkau tdk bisa melakukanya sesungguhnya Allah Azza wa
Jalla maha melihatmu, maka martabat ihsan dalam ibadah kpd Allah adalah :
·
Engkau
beribadah kpd Allah Azza wa Jalla dalam keadaan thalaban, cinta dan
rindu.
·
Yang
ke-dua : engkau beribadah kpd Allah Azza wa Jalla dalam keadaan harban,
khaufan dan khasyyatan.
Adapun ihsan kpd Hamba-hamba Allah
adalah : engkau bermuamalah kepda mereka dengan apa-apa yang paling terbaik, baik
dalam ucapan-ucapan, perbuatan-perbuatan, pengorbanan serta tidak menyakiti mereka
dan selain dari pada itu, hingga dalam ucapanmu hendaknya engkau bermuamalah kpd
mereka dengan yg lebih baik, Allah berfirman :
﴿وأذا
حييتم بتحية فحيوا بأحسن منها أو ردوها﴾ Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka
balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah
penghormatan itu (dengan yang serupa).QS.an Nisa ; 86
Kebanyakan para
‘Ulama mengatakan : apabila ada seorang muslim menyapamu : as salamu alaikum
warahmatullah, maka jawablah : as salamu alaikum warahmatullah, ini
minimalnya, jika engkau menambahkannya dengan : wa barakaatuh, maka ini
lebih afdhal.
Demikian pula
jika ada seorang yg salam kepdmu dengan suara yg jelas terang, maka balaslah
dengan yg serupa dengannya, ini minimalnya, kebanyakan dari manusia atau
sebagiannya saat engkau salam kpd mereka dengan suara yg jelas dan terang, maka
mereka menjawab dengn suara yg tdk dengn semisalnya, bahkan hampir-hampir
engkau tidak mendengarnya dalam menjawab salam kita, ini keliru, karena ini menyelisihi
apa yg diberikan kepada anda, orang menyapa anda dengan hal yang baik lalu anda
membalasnya dengan sesuatu yg tdk sesuai dengannya !?
Demikian pula
ihsan dengan perbuatan seperti engkau membantu mereka dalam urusan-urusan
mereka. Setiap kali engkau membantu mereka sungguh engkau telah berbuat ihsan
kpd mereka, baik mambantu mereka dengan harta benda, shodaqah, hadiah, hibah
atau yg semisal dengan itu, maka ini termasuk ihsan.
Dan juga termasuk ihsan adalah :
apabila engkau melihat saudaramu berada atau terjatuh pada satu dosa maka
hendaknya engkau menjelaskan untuknya dan melarangnya, maka sungguh ini
merupakan ihsan yg paling afdhal terhadapnya, Nabi Shalallahu alaihi
wasallam bersabda :
انصر أخاك ظالما
أو مظلوما, قالوا : يارسول الله, هذا المظلوم فكيف ننصر الظالم ؟ قال : أن تمنعه
من الظلم.
Tolonglah saudaramu yang mendholimi
dan yang di dholimi, mereka berkata : wahai Rasulullah orang yang di dholimi
ini pantas untuk di tolong maka bagaimana kita menolong orang yang mendholimi ?
beliau berkata : [engkau menolongnya dengan engkau ] mencegah dia dari berbuat
dholim.
Maka sesungguhnya pencegahanmu
kpdnya dari berbuat dholim merupakan bentuk pertolongan dan perbuatan ihsan
terhadapnya. Baarakallahu fiikm
Maka suatu kekeliruan sebagian orang
yg ketika ia melihat saudaranya terjatuh
dalam dosa dan kesalahan [ itupun dosa dan kesalahan menurut mereka ] bukannya
ia menolong saudaranya tersebut agar terlepas dari dosa dan kesalahan itu,
namun malah tambah di ingatkan kesalahan-kesalahannya yg lain…sehingga pantas yang
terjadi adalah kerusakan di atas kerusakan, Apakah mereka tidak hafal hadits di
atas ? mereka hafal…namun hawa nafsu pada diri-diri mereka yg tidak bisa mereka
kalahkan.
والله تعالى أعلم بالصواب
كتبه : الفقير إلى عفو ربه محمد رفقي ابن جنيدي
Tidak ada komentar:
Posting Komentar